Mengenali Manfaat Nata de Coco

manfaat nata de coco
Bagi Anda penggemar minuman segar, pasti sudah tidak asing lagi dengan nata de coco. Jelly berwarna putih kenyal menyerupai agar-agar ini memang sering kita dapati sebagai bahan campuran es buah, manisan, bubur kurma, es koktail buah dan lainnya. Terkadang produsen nata de coco menambahkan ekstrak perasa tambahan seperti rasa jeruk, stroberi, vanila dan lainnya. Produk hasil olahan air kelapa melalui proses fermentasi ini kaya akan serat. Air kelapa yang menjadi bahan baku nata pun terkenal bernutrisi. Namun produsen nata de coco sendiri masih sedikit. Padahal pangsa pasar untuk nata de coco sangat besar. Terutama karena sumber daya air kelapa yang menjadi bahan baku sangat berlimpah. Apalagi, manfaat nata de coco cukup baik bagi kesehatan.

Proses Pembuatan Nata De Coco

Pembuatan Nata De Coco
Nata de coco berasal dari bahasa Spanyol yang berarti krim kelapa. Awalnya nata de coco dibuat di Filipina yang merupakan koloni bangsa Spanyol. Nata de coco sendiri adalah sejenis jeli yang terbuat dari air kelapa. Di Indonesia, nata de coco dikonsumsi sebagai bahan campuran beberapa resep minuman seperti es buah dan lainnya. Saat bulan Puasa tiba, nata de coco menjadi primadona sebagai campuran minuman berbuka. Pembuatan nata de coco menggunakan bahan baku air kelapa yang difermentasi dengan sejenis bakteri.

Proses Pembuatan Nata de Coco


Bagaimana caranya mengubah air kelapa menjadi nata? Proses pembuatan nata de coco dibantu oleh sejenis bakteri bernama Acetobacter xylinum. Nah, bakteri gula yang terkandung dalam air kelapa akan difrementasi oleh Acetobacter xylinum menjadi semacam gel atau jelly yang terapung di atas cairan. Gel yang bertekstur kenyal dan berwarna putih ini disebut nata atau sel bakteri atau selulosa. Berikut ini langkah-langkah pembuatannya :

Mengenal Kandungan Gizi Nata De Coco

Kandungan Gizi Nata De Coco
Nata de coco adalah hasil olahan air kelapa. Kandungan gula dalam air kelapa mengalami fermentasi berkat bantuan bakteri Acetobacter Xylinum. Air kelapa sendiri mengandung mineral dan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh. Namun apakah air kelapa yang telah mengalami fermentasi tetap mengandung nutrisi yang sama. Apakah kandungan gizi nata de coco sebanyak kandungan gizi air kelapa? Berikut ini ulasan lengkapnya :

Kandungan Gizi Nata de Coco


Menurut penelitian yang dilakukan oleh Puslitbang Biologi LIPI, kandungan gizi nata de coco per 100 gram nata mengandung 80% air, 20 gram karbohidrat, 146 kal kalori, 20 gram lemak, 12 mg Kalsium, 2 mg Fosfor dan 0,5 mg Ferrum (besi). Sedangkan kandungan gizi 100 gram nata de coco yang dikonsumsi dengan sirup adalah 67,7% air, 12 mg Kalsium, 0,2% lemak, 2 mg Fosfor (jumlah yang sama untuk vitamin B1 dan Protein), 5 mg zat besi dan 0,01 ng (mikrogram) Riboflavin.

Lezatnya Kecap Air Kelapa

Kecap Air Kelapa
Siapa yang tidak kenal dengan kecap, cairan kental berwarna hitam atau coklat muda hasil proses peragian kedelai yang memiliki aroma dan rasa yang khas. Kecap memiliki kandungan protein dan karbohidrat yang cukup tinggi. Banyak masakan Indonesia yang menggunakan kecap, sebut saja semur, mi goreng, ayam panggang, sate, nasi goreng dan lain. Selama ini kita hanya mengenal kecap terbuat dari kacang kedelai, padahal bahan baku kecap pun bermacam-macam, ada yang terbuat dari kedelai, ampas tahu, keong sawah dan air kelapa. Nah, pada artikel kali ini blog Air Kelapa Hijau akan mencoba membahas mengenai kecap air kelapa.
 
Proses pembuatan kecap air kelapa sendiri lebih mudah dan lebih cepat dibanding pembuatan kecap dari kedelai. Jika kecap kedelai memerlukan proses fermentasi, maka kecap air kelapa cukup melalui proses perebusan dan pemberian bumbu saja. Bumbu yang digunakan seperti gula merah, kedelai (optional), bawang putih, keluwak, laos, batang serai/sereh, daun salam, penyedap rasa (optional), pengawet (optional), kemiri, pehkak dan wijen.

Air kelapa dapat dibuat menjadi kecap manis dengan menambahkan gula merah dan kecap asin serta gula dan garam sebagai penyedap rasa. Anda dapat membuat sendiri kecap air kelapa rumahan karena prosesnya sangat mudah. Penambahan kedelai bersifat optional, artinya kecap air kelapa dapat diproses dengan atau tanpa kedelai. Berikut langkah-langkah pembuatan kecap air kelapa: